Berpikir Majemuk Dalam Matematika

Kurikulum sampai buku Ajar, Bahkan memaknai perkalian bilangan 2×3 di Indonesia harus tunggal.

Wabah ketunggalan ini perlu diberi penawar, yakni berpikir majemuk.

Di pelajaran seni, siswa menggambar sawah berlatar belakang gunung yang seragam, demikian pula saat mereka mengalikan bilangan juga menggunakan satu cara yang seragam dari timur sampai barat Indonesia.

Pembelajaran matematika ke depan justru harus meralat ini dan mengajak pelajar menciptakan banyak strategi atau algoritma baru untuk berhitung dan menyelesaikan masalah.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s